by yousuf Posted on Sep 13, 2024 - 8:30
Oleh:
Yogy Cahyono S
NIM. 2410514110022
Agribisnis adalah bisnis yang berbasis pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun hilir. Istilah "hulu"dan"hilir" mengacu pada pandangan pokok bahwa agribisnis bekerja pada rantai sektor pangan, atau rantai penyediaan pangan.Dengan kata lain,agribisnis adalah cara pandang ekonomi untuk usaha penyediaan pangan,terutama di negara agraris seperti Indonesia yang Dimana mayoritas penduduknya adalah petani dan Indonesia memiliki lahan subur yang luas. agribisnis mempelajari strategi untuk memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, penyediaan bahan baku, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran.Di Indonesia sendiri agribisnis memiliki potensi besar dalam perkembangan ekonomi.dengan bertambahnya populasi,permintaan pangan juga akan meningkat.Dan agribisnis dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi Masyarakat.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perkembangan agribisnis di Indonesia yaitu:
Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat,Indonesia harus bisa mengikuti perkembangan itu,contohnya dalam bidang pertanian. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, termasuk beragam tanaman pangan, hutan, dan lahan pertanian. Dengan menggabungkan pengetahuan lokal dengan teknologi modern, Indonesia dapat menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal. Misalnya, pengembangan sistem irigasi berbasis energi surya yang lebih hemat biaya dan ramah lingkungan untuk daerah dengan sumber air terbatas. Atau penggunaan teknologi sensor lokal untuk mendeteksi hama dan penyakit tanaman yang umum di Indonesia.
Pertanian berkelanjutan secara umum berarti bahwa pemanfaatan sumberdaya lahan, air dan bahan tanaman untuk usaha produksi bersifat lestari menghasilkan produk pertanian secara ekonomis dan menguntungkan.pengusaha pertanian harus mampu memasok produk bermutu tinggi,aman konsumsi,stabil,serta optimal dari segi kualitas dan kuantitas.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menerapkan pertanian berkelanjutan, di antaranya:
Pemerintah ikut andil dalam perkembangan agribisnis di Indonesia dengan melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat mendukung perkembangan disektor tersebut. Hal ini antara lain diwujudkannya penerapan konsep pengembangan agropolitan dan agribisnis dalam pembangunan ekonomi daerah atau pengembangan ekonomi lokal.contohnya desentralisasi dan otonomi daerah.
Nilai tambah sektor pertanian memberikan pengaruh yang berarti pada penyerapan tenaga kerja dan sekaligus perkembangan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan nilai tambah pada penyediaan input produksi di antaranya dengan pemanfaatan bibit unggul, serta bahan nutrisi dan pengendali hama penyakit alami. Nilai tambah pada kegiatan produksi dapat dilakukan dengan penggunaan sistem produksi hasil tinggi atau terstandar, yang menjamin kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan.
Secara keseluruhan, agribisnis pertanian adalah sektor yang penuh peluang, tetapi memerlukan inovasi, manajemen yang baik, serta dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar dapat berkembang secara maksimal.Didaerah saya Kalimantan,sektor pertanian memiliki peluang yang sangat tinggi,oleh karena itu saya memilih jurusan pertanian prodi agribisnis di ulm dan saya ingin menciptakan lapangan pekerjaan untuk membantu perkembangan ekonomi didaerah kalimantan terutama Indonesia.
Program Studi Agribisnis
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian
Fakultas Pertanian
Universitas Lambung Mangkurat
Jl. A. Yani km. 36, Banjarbaru 70714, Kalimantan Selatan
E-mail: agribisnis@ulm.ac.id