by yousuf Posted on Sep 26, 2023 - 19:08
Oleh:
Noor Hidayah
NIM. 2310514220031
Sebagian dari kita mungkin masih asing mendengar istilah agribisnis dan sebagian lainnya mungkin sudah memahaminya dengan baik. Kata agribisnis sendiri memiliki dua arti di mana agri yang berarti bidang pertanian dan bisnis artinya usaha. Secara spesifik Agribisnis erat kaitannya dengan sektor pertanian yang menyangkut dengan pertanian bisnis.
Namun, banyak sebagian orang tidak mengetahui bahwa Ternyata Agribisnis atau yang disebut Sosial Ekonomi juga berperan penting serta berpotensi dalam Sektor non-pertanian. Bukan hanya menciptakan peluang bisnis di bidang pertanian tetapi juga di bidang non-pertanian serta mendukung pertumbuhan ekonomi di bidang lainnya. Sektor agribisnis juga telah menjadi tulang punggung perekonomian banyak negara, terutama di dunia agraris seperti Indonesia. Artikel ini akan mengupas peran penting Agribisnis dan potensi pertumbuhannya dalam sektor non-pertanian.
Peran penting Agribisnis dalam Sektor Non-Pertanian
Agribisnis menciptakan peluang pasar baru untuk produk-produk olahan seperti makanan organik, herbal, dan produk bio-basis lainnya, tentunya Dengan menerapkan diversifikasi pada produk agribisnis, sebagai bentuk mendukung pertumbuhan sektor non-pertanian yang lebih fokus pada produk-produk berkualitas.
Salah satu manfaat yang juga dirasakan oleh sektor non-pertanian adalah Agribisnis sering kali berperan penting dalam mendorong pengembangan infrastruktur, termasuk jalan, pelabuhan, dan fasilitas penyimpanan yang mendukung distribusi produk pertanian.
Agribisnis berperan sebagai pemasok penting bagi sektor non-pertanian seperti menyediakan bahan baku utama untuk sektor industri makanan, tekstil, dan bioindustri.
Agribisnis juga membantu mengurangi tingkat kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Loh. Hal ini karena Agribisnis tidak hanya menciptakan lapangan kerja pada sektor pertanian tetapi juga pada sektor jasa terkait, seperti distribusi, logistik, dan penjualan.
Potensi Pertumbuhannya dalam Sektor Non-Pertanian
Mampu menciptakan pasar yang lebih besar untuk produk lokal dengan cara mendukung produk lokal dan petani lokal agar mendorong pertumbuhan sektor non-pertanian.
Digunakannya teknologi canggih dalam Agribisnis seperti IoT, drone, dan Big Data Analytics, mempunyai potensi untuk mengoptimalkan distribusi dan produksi, yang akan memberikan dampak positif pada sektor non-pertanian.
Pengembangan serta pelatihan kapasitas petani dan pelaku agribisnis dapat meningkatkan kualitas serta volume produksi, yang selanjutnya memasok ke sektor non-pertanian.
Dapat disimpulkan bahwa Agribisnis bukan hanya mampu memperbaiki potensi di bidang pertanian saja tetapi juga berperan penting dalam sektor non-pertanian. Hal ini karena Agribisnis mempelajari berbagai bidang seperti kewirausahaan, manajamen dan perekonomian.
Program Studi Agribisnis
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian
Fakultas Pertanian
Universitas Lambung Mangkurat
Jl. A. Yani km. 36, Banjarbaru 70714, Kalimantan Selatan
E-mail: agribisnis@ulm.ac.id